Logo TIBS
TARUNA INSANI Boarding School
Berita Terkini

Mengetuk Pintu Langit, Taruna Insani Laksanakan Salat Istisqa

| Oleh: Tim Media Center Taruna Insani
Mengetuk Pintu Langit, Taruna Insani Laksanakan Salat Istisqa

Di tengah kemarau yang berlangsung cukup panjang, Taruna Insani memilih untuk tidak hanya menunggu langit berubah. Pada Kamis, 25 September 2026, para santri bersama para guru melaksanakan Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.


Namun, sebelum melaksanakan salat, para santri terlebih dahulu mendapatkan pembekalan mengenai Salat Istisqa pada malam sebelumnya.

Memahami Sebelum Mengamalkan

Malam sebelum pelaksanaan Salat Istisqa, para santri diberikan pengetahuan mengenai apa itu Salat Istisqa, kapan dilaksanakan, tata cara pelaksanaannya, serta ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengannya.


Pembekalan ini menjadi bagian penting agar para santri tidak sekadar mengikuti rangkaian kegiatan, tetapi memahami makna ibadah yang akan mereka laksanakan.


Para santri diajak memahami bahwa Salat Istisqa merupakan salat yang dilaksanakan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar menurunkan hujan ketika terjadi kekeringan atau kebutuhan terhadap air.


Dengan bekal pengetahuan tersebut, para santri kemudian mengikuti pelaksanaan Salat Istisqa pada Kamis pagi. Mereka berkumpul dan menunaikan salat dengan khusyuk, kemudian memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan dan memberikan keberkahan bagi kehidupan.

Dari Pengetahuan, Menjadi Pengamalan

Rangkaian ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang menghubungkan ilmu dengan amal. Para santri tidak hanya mengetahui ketentuan sebuah ibadah secara teori, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengamalkannya dalam kehidupan nyata.


Di sinilah pendidikan di Taruna Insani tidak berhenti pada ruang kelas. Pengetahuan keislaman yang dipelajari kemudian hadir dalam pengalaman langsung yang dapat mereka rasakan dan refleksikan bersama.


Salat Istisqa juga menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keterbatasan. Ketika menghadapi kondisi yang tidak dapat dikendalikan sepenuhnya, seorang muslim diajarkan untuk tetap berikhtiar, memperbanyak doa, memohon ampun kepada Allah, dan menggantungkan harapan kepada-Nya.

Ketika Hujan Turun

Sehari setelah pelaksanaan Salat Istisqa, pada Sabtu, 27 September 2026, hujan turun membasahi kawasan Taruna Insani.


Turunnya hujan tersebut disambut dengan rasa syukur. Momen ini menjadi pengingat bagi para santri bahwa hujan merupakan salah satu nikmat Allah SWT yang sering kali hadir dalam keseharian, tetapi baru benar-benar terasa nilainya ketika manusia berada dalam kondisi membutuhkannya.


Tentu, turunnya hujan merupakan kehendak Allah SWT. Bagi keluarga besar Taruna Insani, rangkaian dari pembekalan, pelaksanaan Salat Istisqa, hingga turunnya hujan menjadi momentum untuk kembali belajar tentang doa, ikhtiar, tawakal, dan syukur.

“Dan Kami turunkan dari langit air yang diberkahi...”

QS. Qaf: 9


Lebih dari sekadar sebuah kegiatan keagamaan, Salat Istisqa menjadi pengalaman belajar yang membawa para santri untuk memahami bahwa ilmu bukan hanya untuk diketahui, tetapi juga untuk diamalkan.


Dari belajar tentang doa, menengadahkan tangan dalam doa, hingga menyambut turunnya hujan dengan syukur.

Bagikan: